• Aneka Macam Cacat Kayu yang Digunakan Pada Bangunan

    0
    scissors
    November 13th, 2012adminArtikel

    Aneka Macam Cacat Kayu yang Digunakan Pada Bangunan

    Aneka Macam Cacat Kayu yang Digunakan Pada Bangunan

    Kayu adalah bahan yang sering digunakan pada proyek pembuatan gedung dan bangunan. Bahan ini punya beberapa kelebihan yang diantaranya yaitu mudah dicari atau ditemukan dan gampang dibentuk sesuai dengan ukuran yang diperlukan. Selain itu material ini punya sifat yang kuat tapi tetap lentur sehingga pada jenis tertentu punya daya tahan yang kuat jika harus menahan beban.

    Dibandingkan dengan jenis material yang lain seperti beton dan logam, harga kayu lebih murah sehingga dari sisi pembiayaan jatuhnya bisa lebih irit dan hemat. Apalagi penggunaannya tidak membutuhkan alat khusus yang spesifik seperti pembuatan bahan dari logam dan beton. Kondisi ini membuat proses pengerjaannya juga lebih mudah dilakukan dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

    Jika dipakai untuk keperluan interior, kayu juga punya tampilan yang sangat menarik terutama pada bagian seratnya. Penggunaan kayu bisa membuat ruang yang berada di dalam gedung atau rumah bisa terlihat lebih menarik dan alami. Bahkan ada jenis kayu yang juga bisa dipakai untuk keperluan eksterior.

    Hanya saja, dibalik kelebihannya tersebut kayu juga punya banyak kelemahan. Misalnya saja ada kayu yang cacat sehingga kurang bagus digunakan. Bahkan kayu yang cacat bisa mempengaruhi terhadap kekuatan bangunan jika dipakai untuk membuat konstruksi atau komponen lain yang punya fungsi sangat vital. Untuk penjualnya, kondisi kayu yang cacat bisa membuat nilai jualnya menjadi turun. Hal ini tentu sangat merugikan.

    terdapat beberapa macam cacat kayu yang digunakan pada bangunan. Salah satu kecacatan yang paling sering muncul yaitu adanya mata pada kayu. Mata ini membuat nilai keindahannya jadi berkurang dan bisa memunculkan lubang-lubang pada lembaran finir. Selain itu mata kayu juga membuat proses pengerjaannya jadi sulit dilakukan karena dalam kondisi tertentu mata pada kayu ini harus dihindari. Jika jumlahnya terlalu banyak tentu bisa mengakibatkan pemborosan.

    Ada pula cacat kayu yang dinamakan dengan pecah dan belah. Apabila dipakai untuk membuat konstruksi bisa menimbulkan bahaya yang sangat fatal yaitu bangunan menjadi rusak dan roboh. Cacat pecah belah ini menyebabkan keteguhan tekan dan tarik menjadi kurang karena distribusi tegangannya tidak merata.

    Hal ini disebabkan luas daerah yang berfungsi sebagai penahan beban juga ikut berkurang. Dan selain cacat pecah dan belah, ada jenis cacat lain yang namanya dengan pecah gelang dan pecah busur. Akibat yang ditimbulkan kurang lebih sama dengan cacat pacah dan belah.

    Selain itu masih ada jenis cacat lain yang namanya hati kayu rapuh. Pada umumnya cacat jenis ini terjadi pada kayu yang diambil dari pohon berdaun lebar. Jika cacat ini muncul resikonya bisa membuat kayu menjadi tidak kuat dan proses pengerjaan finir jadi sulit dilakukan.

    Munculnya jamur juga merupakan cacat yang bisa menjadikan kayu menjadi mudah rapuh atau lapuk. Jika ini terjadi pada bagian konstruksi, kekuatannya bisa menurun lalu kayu menjadi patah bila sudah tidak kuat lagi menahan beban. Peristiwa ini tentu sangat membahayakan penghuni yang sedang berada di dalam gedung.

    Jenis cacat lain yang juga sering jadi bahan pembahasan seperti jamur adalah munculnya rayap yang membuat kayu menjadi rusak, tidak kuat menahan beban sekaligus mengurangi tampilan dan keindahannya. Dua jenis cacat yaitu jamur dan rayap sudah bisa ditanggulangi melalui cara yang pernah diulas dalam situs ini. Untuk mengetahui tekniknya bisa membuka artikel terdahulu.

    Dan Selain rayap masih terdapat binatang lain yang membuat kayu menjadi cacat yaitu cacing laut. Binatang sejenis serangga ini lebih suka tinggal pada kayu pohonnya masih hidup atau baru saja ditebang. Kayu yang terkena serangan cacing laut masih bisa digunakan namun hanya pada element yang bersifat non structural misalnya kusen jendela dan pintu. Cacat yang muncul dapat ditutup dengan lapisan cat karena hanya menimbulkan lubang yang kecil pada permukaan.

    Sumber gambar : http://www.nachi.org

    Tags:

Leave a Reply

CommentLuv Enabled