• Konsep Hunian Tropis nan Mewah di Tepi Pantai

    0
    scissors
    May 18th, 2011adminArtikel

    Konsep Hunian Tropis nan Mewah di Tepi PantaiMEMILIKI akses langsung ke Pantai Nusa Dua yang indah, St Regis hadir dengan villa yang memiliki kolam renang pribadi, residence, dan hotel suites yang dikelola oleh Strarwood Hotels & Resort Worldwide, Inc. Diklaim inilah branded resort yang pertama di Asia dan hanya satu-satunya di Bali. Berdiri di atas lahan seluas 8 hektar, pembangunan St Regis Resort & Residence dilaksanakan oleh Grounds Kent Architects asal Australia sebagai tim arsitek, bersama Bensley Design Studio sebagai tim lansekap dan Samson Almario dari Filipina sebagai tim interior.

    Terletak di wilayah eksklusif Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Nusa Dua dan bersebelahan langsung dengan salah satu lapangan golf ternama di Bali. Konsep hunian tropis nan mewah ini memiliki 81 kamar hotel, 41 resort villa, dan 14 residence dengan pemandangan dan akses langsung ke pantai. Selain fasilitas mewah tersebut, di sini terdapat laguna buatan seluas 3.000 meter persegi yang memungkinkan Anda untuk berenang di dalamnya, spa and aqua vitale, jet theraphy pool, studio yoga, gym, spa, business center, serta function room.

    Seperti proyek-proyek lainnya yang mana arsitektur building, arsitektur interior dan arsitektur lanskap dikerjakan oleh masing-masing desainer, tantangan dalam pembuatan St Regis lebih kepada bagaimana mengawinkan masing-masing ide desainer dalam satu track. Hal ini bukanlah tantangan satu-satunya dan ini selalu wajar terjadi pada setiap desain yang melibatkan banyak konsultan perencana. Yang lebih menjadi tantangan terbesar adalah bagaimana St Regis menjadi sebuah ikon baru dalam dunia hospitality.

    Sejak mulai menggarap desain lansekap St Regis, Bensley Studio tidak mengambil kesempatan untuk memikirkan apa yang terjadi di sekitar St Regis Bali. Bensley Studio hanya berpikir bahwa lingkungan di sana harus siap menerima sebuah ikon baru di Nusa Dua. Menurut Putu Mahendra dari Bensley Studio, ada sebuah sungai kecil yang melintas di depan site tepat di entrance hotel. Dan sungai ini kering saat kemarau. Bensley Studio mempropose untuk menyentuhnya dalam desain. Membersihkan segala semak dan belukar yang merimbuni.

    Di St Regis, para tamu tidak akan hanya dimanjakan oleh fasilitas yang ada, karena lingkungan yang dibuat pun diciptakan sedemikian rupa sehingga para tamu pun enggan untuk pergi. Dengan tata ruang yang lapang dan perpaduan desain khas budaya kontemporer Bali membuat suasana resort ini semakin lekat.

    St Regis sendiri didirikan pada tahun 1904 di New York Amerika Serikat dengan target membuat berbagai proyek properti eksklusif yang kualitasnya di atas hotel berbintang lima.

    Sumber : Kompas

    Tags:

Leave a Reply

CommentLuv Enabled