• Pakar Tawarkan Bantalan Karet Anti Gempa

    0
    scissors
    January 14th, 2013adminArtikel

    Pakar Tawarkan Bantalan Karet Anti Gempa

    Bogor - Ahli karet dari 20 negara yang terwadahi dalam Rubber Research and Development Board (IRRDB) telah menemukan cara baru dalam mengatasi terjadinya gempa. Mereka menawarkan penggunaan bantalan karet anti gempa (Seismic Rubber Bearing) yang akan dikembangkan di dunia.
    Topik tersebut menjadi pembahasan utama saat mereka menggelar konferensi internasional selama dua hari di Hotel Salak, Kota Bogor, mulai Senin (26/10). Acara yang diprakarsai Pusat Penelitian (Puslit) Karet dan IRRDB ini dibuka Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian RI Gatot Irianto.
    Sekjen IRRDB Datuk Dr. Azis memperkenalkan sebuah miniatur rumah tahan gempa yang dikembangkan para peneliti karet dalam acara tersebut. “Bantalan karet yang dipasang pada rumah atau bangunan tahan terhadap guncangan gempa lebih dari 8 skala richter. Sistem bantalan karet ini telah diterapkan di Suka-bumi,” katanya.
    Direktur Puslit Karet Khoirul Anwar menjelaskan, melalui konferensi tersebut para ahli karet membahas kondisi dan tantangan aplikasi pengembangan bantalan karet anti gempa bumi, diantaranya propektif produksi bantalan karet di Indonesia yang sering terjadi gempa akhir-akhir ini. “Termasuk membahas tentang karakteristik standarisasi industri bantalan karet anti gempa yang akan dikembangkan di dunia,” jelasnya.
    Saat ini produksi bantalan karet anti gempa bumi sudah banyak dipasang di berbagai negara seperti Jepang, China, Malaysia, Srilangka, India, Amerika dan berbagai negara lainnya. “Di Indonesia baru beberapa gedung saja,” kata Khoirul. Diharapkannya, setelah standarisasi bantalan karet anti gempa bumi ini dibuat, Indonesia akan menjadi salah satu produsen terbesar pembuatan bantalan karet ini.
    Menurut Khoirul, sebenarnya Pusat Penelitian Karet Indonesia sudah mengembangkan bantalan karet anti gempa sejak tahun 1990, bahkan sudah membangun gedung percontohan belantai 3 yang kin digunakan sebagai kantor PTPN VIII di Pasar Badak, Sukabumi. Gedung ini dilengkapi alat pengukur gempa di setiap lantainya. Saat terjadi gempa bumi di Tasikmalaya beberapa bulan lalu, daerah Sukabumi termasuk yang banyak terjadi kerusakan, namun gedung ini tetap berdiri kokoh.
    Bantalan karet anti gempa seberat 58 kilogram ini terbuat dari karet hitam padat yang didalamnya terdapat plat baja, berbentuk lingkaran berdiameter sekitar 50 sentimeter. Harga satuan bantalan karet ini Rp, 5 juta. Bantalan karet ini biasanya dipasang dibawah pondasi bangunan. Untuk pemasangan ukuran 9 meter x 16 meter dibutuhkan sebanyak 14 bantalan karet.

    Teknologi Bantalan Karet Tahan Gempa

    oleh Cahya Prabawa NetSains.com

    Penggunaaan Bantalan karet alam untuk melindungi bangunan terhadap gempa bumi, yang dikenal sebagi base isolation tampaknya akan semakin luas dan berkembang dimasa mendatang. Indonesia sebagai salah satu negara yang rawan gempa diperlu teknologi pembuatan bantalan tahan gempa.
    Balai Penelitian Teknologi karet Bogor sebagai Balai Penelitian mempunyai teknologi pembuatan bantalan tahan gempa yang digunakan untuk rumah tinggal maupun maupun gedung bertingkat. Bantalan yang digunakan untuk melindungi gempa bumi dibuat dari kombinasi lempengan karet alam dan lempeng baja. Bantalan tersebut dipasang disetiap kolom yaitu diantara pondasi dan bangunan. Karet alam berfungsi untuk mengurangi getaran akibat gempa bumi sedangkan lempeng baja digunakan untuk menambah kekakuan bantalan karet sehingga penurunan bangunan saat bertumpu diatas bantalan karet tidak besar.
    Prinsip Kerja
    Pengaruh gempa bumi yang sangat merusak struktur bangunan adalah komponen getaran karet horizontal. Getaran tersebut dapat menimbulkan gaya reaksi yang besar, bahkan pada puncak bangunan dapat berlipat hingga mendekati dua kalinya. Oleh sebab itu apabila gaya yang sampai pada bangunan tersebut lebih besar dari kekuatan struktur maka bangunan tersebut akan rusak. Gaya reaksi yang sampai bangunan dapat dikurangi melalui penggunaan bantalan karet tahan gempa. Pada dasarnya cara perlindungan bangunan oleh bantalan karet tahan gempa dicapai melalui pengurangan getaran gempa bumi kearah horizontal dan memungkinkan bangunan untuk begerak bebas saat berlangusung gempa bumi tanpa tertahan oleh pondasi. Bantalan karet alam tersebut dapat mengurangi daya reaksi hingga 70%, karena secara alami karet alam memiliki sifat fleksibilitas dan menyerap energi .

    Hasil Uji sifat fisik dari Bantalan Karet Tahan Gempa BPTK Bogor
    Properties
    Karet Bantalan
    a
    b
    Hardness, Shore A
    63
    66
    Tensile strenght, kg/cm2
    242
    262
    Modulus 100%, kg/cm2
    32
    36
    Modulus 300%, kg/cm2
    132
    129
    Elongation at Break, %
    500
    510
    Tear strenght, kN/m
    71.8
    Compression set 25%, at 70 ° C, 22 hrs, %
    20.81
    Ozone resistance 25 pphm, 20% strain, at 40 ° C,
    72 hrs
    No Cracks
    Keterangan :
    a = Uji Langsung
    b = Uji setelah pengusangan pada 70 ° C, 168 jam
    Bangunan tanpa bantalan karet
    Bangunan dengan bantalan karet
    Uji tekan geser
    Uji tekan vertical
    Bangunan Tahan Gempa Belantai 4

    Kata Kunci Kontraktor Bangun Rumah:, alat anti gempa yang di pasang di banguna besar, penelitian karet bogor Tags:

Leave a Reply

CommentLuv Enabled